SEKILAS INFO
Selasa, 28 Mei 2024
  • LazisMu SMK Muhammadiyah 2 Wates menerima donasi melalui Rekening BTN Syariah : 7782004278, CP: Risa Andarwati, S.Pd.I (087735906444)
  • LazisMu SMK Muhammadiyah 2 Wates menerima donasi melalui Rekening BTN Syariah : 7782004278, CP: Risa Andarwati, S.Pd.I (087735906444)
21 April 2021

Semangat Juang Raden Adjeng Kartini

Rab, 21 April 2021 Dibaca 85x Kemuhammadiyahan

Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini di Indonesia. Pasalnya, tanggal tersebut merupakan tanggal kelahiran Raden Adjeng Kartini, salah satu pahlawan nasional wanita yang paling berpengaruh di negara ini. Tokoh yang lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah ini, dibesarkan oleh keluarga bangsawan Jawa. Hal tersebut menjadi alasan mengapa beliau mendapat gelar RA yang merupakan singkatan dari Raden Adjeng. RA Kartini dikenal dengan kegigihannya memperjuangkan pendidikan dan keadilan bagi kaum wanita.

Kegigihannya dan kecerdasan RA Kartini tertuang dalam surat-surat yang berisi pemikiran-pemikirannya untuk memajukan kaum wanita pribumi. Berkat kefasihannya berbahasa Belanda, Kartini mampu mendapatkan informasi dari buku, media cetak, dan sahabat pena dari Belanda. Gagasan dan pemikiran RA Kartini banyak mengubah pola pikir masyarakat Belanda terhadap wanita pribumi. Beliau juga mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu. Bahkan, tulisan-tulisannya juga menjadi inspirasi tokoh-tokoh Indonesia seperti W.R Soepratman yang menciptakan lagu dengan judul “Ibu Kita Kartini.

 

Beberapa Kata-Kata RA Kartini yang menjadi Inspiratif

  1. Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain.
  2. Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya, kamulah yang membiarkannya datang.
  3. Dengan menolong diri sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna.
  4. Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni.
  5. Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.
  6. Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita, semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia.
  7. Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya.
  8. Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.
  9. Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam.
  10. Peduli apa aku dengan segala tata cara itu. Segala peraturan, semua itu bikinan manusia, dan menyiksa diriku saja. Kau tidak dapat membayangkan bagaimana rumitnya etiket di dunia keningratan Jawa itu.
Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Alamat : Jln. Pahlawan, Nagung, Wates, Kulon Progo,
Yogyakarta
Telp : (0274) 773646 Website : smkmuh2wates.sch.id
Email : smkmuh2wates@gmail.com

Pengumuman

Berita Lalu